Shin Tae-yong Prediksi Timnas Indonesia Bentrok Korea di Babak 16 Besar Piala Asia 2023

loading…

Bacaan Lainnya
DOHA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong , menerka soal peluang bersua Korea Selatan di babak 16 besar Piala Asia 2023. Menurutnya, Timnas Indonesia berpeluang besar bertemu Korea Selatan jika nantinya finis sebagai runner up di grup D.

Shin Tae-yong diberi target untuk bisa membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar. Walaupun kita tahu itu bukanlah tugas yang mudah. Sebab, Skuad Garuda tergabung dalam grup D bersama tim kuat yakni Irak, Vietnam, dan Jepang.

Namun begitu, Shin Tae-yong penuh keyakinan bisa membawa Skuad Garuda lolos ke 16 besar. Jika itu terwujud, maka Timnas Indonesia sangat berpeluang besar bersua Korea Selatan di babak tersebut.

Shin Tae-yong mengatakan Timnas Indonesia skema seperti itu sangat mungkin bisa terjadi jika mereka lolos dengan status runner up grup D. Pasalnya, dia yakin Korea Selatan akan lolos sebagai juara grup E.

“Sebagai hasil dari komposisi grup, kami mungkin akan bertemu Korea di babak 16 besar atau tidak,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari Sports Chosun (8/1/2024).

“Kami bisa bertemu jika kami finis di posisi ke-2 grup. Mungkin akan sulit jika kami lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik,” sambungnya.

Namun begitu, Shin Tae-yong ogah memikirkannya terlalu dalam. Pelatih berusia 53 tahun ini menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah memoles Timnas Indonesia agar lebih siap mengarungi Piala Asia 2023.

“Tapi saat ini, fokus saya hanya ke pertandingan berikutnya,” jelas Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui, Piala Asia 2023 sendiri akan berlangsung di Qatar pada 12 Januari sampai 10 Februari 2024. Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya dengan melawan Irak di matchday perdana grup D pada Senin (15/1/2024).

Sebelum itu, Timnas Indonesia akan menjalani satu laga uji coba dengan melawan Iran di Qatar pada Selasa (9/1/2024). Saat ini, Skuad Garuda tengah menjalani latihan lanjutan di Qatar setelah pemusatan latihan (TC) di Turki berakhir.

(sto)

Source link

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *